Blog

Penggunaan Anchor Text yang Benar Pada Tautan (Link) Termasuk Backlink

Posted by:

Menurut pengertiannya anchor text adalah kata, frasa atau kalimat yang anda gunakan untuk link (tautan) menuju halaman lain di internet. Halaman web yang dituju  bisa saja halaman eksternal (halaman website lain) atau halaman internal (halaman lain pada website anda). Anchor text memegang peranan penting pada SEO khususnya link building, juga bagi visitor (pengunjung) website.

Contoh penulisan pada kode html adalah sebagai berikut : <a href=”https://thidiweb.com”>jasa pembuatan website thidiweb</a>. Penerapan dalam kalimat adalah sebagai berikut : “Pada tahun 2017, tepatnya bulan maret jasa pembuatan website thidiweb memisahkan diri dari studio buskom polban…”. Pada penjelasan tersebut “jasa pembuatan website thidiweb” merupakan anchor text yang mewakili link (tautan) menuju halaman https://thidiweb.com.

Link (tautan) dan anchor text adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. jika anda bermaksud menghubungkan halaman menuju halaman lainnya, maka akan menggunakan anchor text, apapun jenisnya.

Fungsi dan Manfaat Anchor Text Bagi Mesin Pencari dan Visitor

Sebenarnya manfaat terbesar dari anchor text ini anda yang merasakannya. Namun, setidaknya terdapat dua Peranan penting dan kegunaan dari anchor text, bagi visitor dan mesin pencari.

  • Bagi mesin pencari : Anchor text merupakan sinyal penting bagi mesin pencari untuk mengetahui apa yang berhubungan dengan halaman anda, sehingga bisa mengukur tingkat relevansi serta kualitas halaman suatu web. Sebelum update algoritma google penguin, anchor text digunakan hanya untuk melihat relevan atau tidaknya sebuah situs web, hanya itu saja. Namun saat ini bertambah fungsinya, selain sebagai penilaian tingkat relevansi juga berfungsi sebagai dasar penilaian mesin pencari untuk “menghukum” website termasuk kategori spam dan optimasi berlebihan.
  • Bagi Visitor : Dalam satu artikel misalnya, terdapat istilah yang tidak lazim, kemungkinan orang awam tidak memahami makna dan artinya. Jika satu saja istilah dipersepsikan salah, maka pastinya maksud dan isi dari artikel anda “gagal” dimengerti sepenuhnya. Dengan adanya link tautan ke halaman lain yang dijadikan referensi akan menjelaskan makna yang sulit dipahami tsb, sehingga sangat mendukung penilaian artikel anda bagi pembaca. Selain referensi istilah dalam artikel, anchor text juga bisa digunakan untuk menawarkan suatu produk, iklan atau maksud tertentu lainnya.

Jenis dan Tipe dari Anchor Text

Dalam rangka mengoptimalkan anchor text, anda harus mengetahui dan memahami jenis-jenis dan kegunaannya. Tingkat pemahaman yang baik akan membantu anda dalam merancang strategi “link building”. Google sendiri menekankan agar semua tautan bersifat natural, berarti terdiri dari banyak variasi yang berbeda dalam kapasitasnya.

  • Generic Anchor => Sesuai artinya generik adalah umum dan lazim. Jenis anchor ini umum digunakan di jenis situs apapun (tidak berbeda format penulisannya). Contoh : clik disini, baca selengkapnya, klik halaman ini, dsb. Pada kode html : <a href=”https://thidiweb.com”>klik disini</a>.
  • Branded anchors => Jenis anchors sesuai nama merek atau nama perusahaan anda. Branded anchors adalah jenis yang paling aman dan diinginkan mesin pencari seperti google. Contoh : thidiweb, jika di klik menuju halaman depan thidiweb.com. Pada kode html : <a href=”https://thidiweb.com”>thidiweb</a>.
  • Naked link anchors => Jenis anchor dengan format sama dengan url halaman tujuannya. Contoh : https://thidiweb.com menuju halaman https://thidiweb.com. Pada kode html : <a href=”https://thidiweb.com”>https://thidiweb.com</a>.
  • Hybrid Brand + keyword anchor => Perpaduan nama brand dan keyword yang ditargetkan. Jenis ini termasuk yang aman digunakan (meskipun bukan yang paling aman) juga efektif dalam rangka membangun profil anchor link. Contoh : Jasa pembuatan website thidiweb. Pada kode html : <a href=”https://thidiweb.com”>jasa pembuatan website thidiweb</a>.
  • Image anchors => Kadang image (gambar) digunakan untuk memasang tautan pada halaman lain. Mesin pencari tidak bisa melihat sebuah gambar, memahami maksudnya. Mengenai permasalahan ini hanya ada satu jalan yaitu dengan memasukan “alt tag” pada keterangan gambar yang di maksud (dijelaskan sedikit pada halaman ini yang membahas tentang optimasi gambar). Contoh : Anda memasang sebuah gambar “website-terbaik.jpg” untuk digunakan sebagai anchor, maka pada kode html seperti ini <a href=”http://example.com”><imgsrc=”https://thidiweb.com/website-terbaik.jpgalt=”website terbaik thidiweb” /> </a>.
  • LSI anchors => LSI adalah singkatan dari Laten Semantic Indexing, singkatnya metode (kemampuan) mesin pencari untuk memahami istilah yang berhubunan dan berkaitan, misal sinonim (beda kata tapi sama maknanya), juga jika benar2 diperlukan bisa menggunakan bahasa asing (lebih baik agak dihindari). Lebih jelasnya tentang LSI bisa anda baca pada halaman ini. Contoh : jasa pembuatan website dianggap sama maknanya (berhubunan dengan) => jasa desain web, perancang situs web, jasa web design, dsb. Pada kode html : <a href=”https://thidiweb.com”>jasa pembuatan website thidiweb</a>, akan dianggap sama maknanya dengan <a href=”https://thidiweb.com”>perancang situs web thidiweb</a>.
  • Partial match anchor text => Jenis anchor ini adalah menambahkan seakan-akan terdapat penjabaran (penjelasan lebih lanjut), hingga penambahan visibilitas dari sebuah kata kunci. Contoh : pelajari selengkapnya cara pembuatan website (partial : Pelajari selengkapnya, match / keyword : cara pembuatan website). Pada kode html : https://thidiweb.com”>pelajari selengkapnya cara pembuatan website</a>.
  • Long tail anchors => Jenis ini mirip dengan partial match anchor text, hanya saja lebih panjang. Jika anda memahami istilah long tail keyword maka anda tidak akan kesulitan memahami long tail anchor (klik disini untuk membaca artikel yang membahas tentang keyword}. Contoh : Jasa pembuatan website terfokus pada tujuan keberhasilan usaha anda (keyword : jasa pembuatan website, long tail : terfokus pada tujuan keberhasilan usaha anda). Pada kode html : <a href=”https://thidiweb.com”>Jasa pembuatan website terfokus pada tujuan keberhasilan usaha anda</a>.
  • Exact match anchors => Jenis anchor dengan memasang kata kunci langsung diarahkan menuju ke halaman situs web anda. Ibarat pisau bermata dua, jenis “exact match” adalah yang paling efektif dan berguna untuk meningkatkan SEO website anda. Disisi lainnya jenis ini yang paling berbahaya, banyak memakan korban dari website-website yang terkena penalti google. Oleh karena itu harap berhati-hati menggunakan jenis exact match. Contoh : jasa pembuatan website, sepatu wanita, baju wanita dsb. Pada kode html : <a href=”https://thidiweb.com”>Jasa pembuatan website</a>.

Strategi Penerapan Anchor Text Agar Terhindar dar Penalti Google Sekaligus Meningkatkan SEO

Dikarenakan anchor text dan ling (tautan) tidak terlepas diantara keduanya, maka secara umum strategi penerapan nya tidak berbeda, bisa anda baca pada artikel ini. Komposisi adalah satu-satunya hal yang harus anda perhatikan mengenai penerapan anchor text pada tautan. Maksudnya bagaimana caranya komposisi anchor text ini membuat website anda terlihat natural dimata mesin pencari, karena jika tidak bukan tidak mungkin cepat atau lambat situs web anda terkena “razia” algoritma google penguin. Google penguin sendiri adalah petugas sekaligus eksekutor google mengenai permasalahan spam khususnya spam anchor text.

Contoh komposisi yang bisa dijadikan patokan dalam menyusun anchor text (dari yang terbesar hingga yang terkecil) :

keterangan :

  1. Branded Anchor text: 40%
  2. Unique/Other anchor text (LSI dan Image anchor) : 25%
  3. Naked link anchor: 15%
  4. Brand + keyword anchor: 5%
  5. Partial match anchor text: 5%
  6. Generic anchor text: 1-5%
  7. Long tail anchor text: 2-4%
  8. Exact Match Anchors: Less Than 1%

Komposisi penerapan jumlah anchor text diatas maksudnya agar terlihat alami, anda tidak harus benar-benar menghitungnya tepat berjumlah seperti itu. Hal yang terpenting adalah anda bisa memperkirakan jumlah penerapan variasi dari anchor link agar terhindar dari penalti google serta menguatkan SEO website.

Segala sesuatu yang berhubungan dengan branding sangat disukai oleh google, jadi ketika dihadapkan pada pilihan yang terdapat unsur branding di dalamnya maka seharusnya menjadi prioritas utama. Anda bisa membaca artikel yang membahas mengenai branding pada halaman ini.

Strategi Penerapan Anchor Text Backlink

Ada tiga unsur penting dari sebuah website diantaranya Halaman utama (home page, beranda, landing page), halaman layanan / produk (yang anda tawarkan), dan Blog (konten pendukung). Dari ketiga unsur tersebut anda bisa mengatur komposisi anchor text backlink, dijelaskan pada gambar sebagai berikut :

Sebenarnya untuk saat ini dan kedepannya secara sembarangan menanam backlink menuju situs web sangat sedikit manfaatnya (tidak signifikan mempengaruhi SEO). Memang betul sangat diperhitungkan, tapi bukan cara menanam link secara membabi buta. Melainkan dari natural backlink, backlink yang terbentuk dengan sendirinya disebabkan konten anda yang dinilai layak untuk dijadikan referensi.

Menanam backlink secara manual sebenarnya tidak dilarang, hanya saja beresiko terkena penalti algoritma google. Meskipun sangat sedikit nilainya, tetap ada pengaruhnya terhadap SEO. Silahkan saja lakukan dengan asumsi konten yang anda miliki sudah sempurna sehingga anda memiliki waktu luang untuk melakukan backlink building.

Apa Yang Harus Anda Lakukan Jika Sudah Terlanjur Salah Penerapan?

Jika website anda benar-benar baru serta jumlah tautan (link) masih sedikit, silahkan anda rubah dan perbaiki. Namun jika usia website anda sudah berbulan-bulan bahkan lebih serta berisi sangat banyak link yang terlanjur anda tanam, maka merubah dan memperbaiki adalah “red flag”. Tidak dianjurkan (asal tidak parah-parah amat), karena sedikitnya akan mempengaruhi struktur website yang selama ini sudah dipahami oleh google (SEO itu tidak hanya mengurusi anchor link, dan anchor link hanya sebagian kecil saja dari keseluruhan SEO). Biarkan saja yang sudah terjadi, fokus perbaikan kedepannya dengan memulai komposisi penerapan anchor text yang baik dan benar.


Web Design | SEO | Digital Marketing
Jl Dieng IV no 27 cimahi selatan, kota Cimahi 40534
(022)54418169 – 08893612887 (WA) – D6476796 (BBM)
info@thidiweb.com.



6
  Artikel Terkait

Comments

  1. www.marinasrikandi.com  Februari 27, 2018

    nice gan. terima kasih infonya gan. mohon izin sedot ya gan. ane masih newbie ni dalam link building

    reply
    • thidi  Februari 27, 2018

      Sama-sama gan….silahkan dipelajari dan di sedot….^^

      reply
  2. Akun PRO  Mei 6, 2018

    Gan, saya mau tanya, minimal anchor text pada sebuah artikel berapa ya bagusnya?

    reply
    • thidi  Mei 7, 2018

      Di artikel sudah disebutkan, silahkan perbanyak jenis branded anchor text….tidak ada standar baku sebenarnya, buat se natural mungkin saja…

      reply
  3. Tukangprediksi  Juni 20, 2018

    Gan saya mau tanya kalo soal posting untuk anchor text itu perhari maksimal berapa banyak ya biar tidak terhitung spam?

    reply
    • thidi  Juni 20, 2018

      Jawaban yang paling benar adalah se natural mungkin…artinya mau seberapa banyak asal natural tidak akan menjadi masalah…dengan memasang anchor text pada link / tautan berarti maksud kita agar pembaca lebih memahami maksud dari artikel posting yang kita bikin, bisa itu menuju wiki untuk istilah yang mungkin orang awam kurang memahaminya, atau ke halaman lain di web kita dengan maksud agar pengunjung membacanya juga…seperti membuat film drama sebisa mungkin pembaca harus mengikuti skenario alur yang anda tuangkan di tulisan…variasikan saja dari 9 jenis anchor text diatas…

      reply

Beri Komentar Anda ...

  • Beranda
  • Tentang kami
  • Harga Website
  • FAQ
  • Portofolio Website
  • Kontak kami
  • Optimasi & SEO