Ruang Lingkup Ilmu Pemasaran dan Baurannya (marketing mix) dalam Bisnis

Bauran pemasaran disebut juga dengan istilah marketing mix adalah pengertian dari pemasaran itu sendiri (ruang lingkupnya). Sering dari kita, baik anda dan saya mendengar istilah pemasaran, dikehidupan sehari-hari, dikantor, di sekolah, bahkan di tempat tongkrongan. Apapun menyangkut produk (barang dan jasa) pasti ada pemasaran dalam pembahasannya. Kebanyakan “menjual” produk dan jasa mengistilahkan dengan pemasaran, sesungguhnya antara menjual dan memasarkan sangat berbeda baik itu pengertian, makna maupun ruang lingkupnya.

Konsep digital dan internet marketing yang tengah populer saat ini merupakan hasil evolusi dari pemasaran konvensional. Tentu saja dasar digital marketing adalah ilmu pemasaran itu sendiri, mengenai hal tersebut maka sangat penting bagi anda untuk mempelajari dan mengetahui segala hal menyangkut dasar dari pemasaran.

Pengertian Pemasaran

Sebelum membahas tentang bauran pemasaran sebaiknya anda mengetahui definisi pemasaran itu sendiri. Pemasaran adalah kegiatan utama yang dilakukan oleh pengusaha dalam upaya mengembangkan perusahan dan untuk mendapatkan laba sehingga dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Pengertian pemasaran sangat luas  karena  meliputi  semua  tahap  aktivitas  dunia  usaha  dalam  memenuhi kebutuhan konsumen  terhadap  barang dan  jasa  dengan  memberikan  kepuasan kepada kedua belah pihak.

Beberapa definisi pemasaran

Menurut Kotler dan Keller yang dialih bahasakan oleh Benyamin Molan, yaitu:

“Marketing adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok orang memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain”.

Pernyataan  diatas  berbeda dengan  Mitchel  yang dikutip  oleh  Buchari Alma yang menitik beratkan kegiatan membeli dan menjual :

Marketing adalah kegiatan membeli dan menjual, dan termasuk di dalamnya kegiatan menyalurkan barang atau jasa antara produsen ke konsumen, dan terdiri dari kegiatan-kegiatan penciptaan kegunaan tempat, waktu dan kepemilikan.”.

Pernyataan Mitchel diperkuat oleh Fajar Laksana, yang brpendapat pemasaran adalah “segala kegiatan yang menawarkan suatu produk untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen”.

jasa pembuatan website

Berdasarkan beberapa definisi diatas menunjukan bahwa pemasaran adalah suatu kegiatan yang dilakukan produsen terhadap konsumen,pada dasarnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen akan barang dan jasa melalui proses penciptaan, penawaran dan pertukaran. Pemasaran bersifat jangka panjang, meliputi semua aspek dalam ruang lingkup pemenuhan kebtuhan konsumen yang tidak hanya menyangkut penjualannya saja, akan tetapi menyangkut kepuasan didalamnya. Sehingga pemasaran yang berhasil adalah dengan terciptanya hubungan jangka panjang serta keterikatan antara perusahaan dan konsumen (publik).

Definisi Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran dalam suatu perusahaan memegang peranan yang sangat penting, disamping fungsi-fungsi manajemen lainnya yang terdapat dalam suatu organisasi atau perusahaan. Aktivitas pemasaran harus berjalan sesuai dengan perencanaan yang sebelumnya telah ditetapkan perusahaan. Agar aktivitas memasarkan dapat membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya,  maka aktivitas tersebut memerlukan manajemen yang tepat.

Menurut Kotler dan Keller yang dialihbahasakan oleh Benyamin Molan

“Manajemen pemasaran adalah seni dan ilmu memilih pasar sasaran dan mendapatkan,  menjaga  dan menumbuhkan  pelanggan  dengan  menciptakan, menyerahkan dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang unggul.”

Pernyataan diatas sejalan dengan pendapat William J. Shultz yang dikutip oleh Buchari Alma, Manajemen pemasaran adalah ”Merencanakan, pengarahan dan pengawasan seluruh kegiatan pemasaran perusahaan ataupun bagian dari perusahaan”.

Pernyataan diatas diperkuat Djaslim Saladin, yang mengemukakan pengertian manajemen pemasaran sebagai berikut:

“Analisis, perencanaan, penerapan dan pengendalian program yang di rancang untuk menciptakan, membangun dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan   dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi”

Berdasarkan tiga definisi di atas bahwa Manajemen pemasaran  merupakan  manajemen  yang  diterapkan  pada  kegiatan  memasarkan baik itu barang maupun jasa dari produsen ke konsumen agar menjadi lebih efektif dan efisien sesuai dengan tujuan perusahaan.

Definisi Bauran Pemasaran (Kegiatan Memasarkan)

Seluruh rincian kegiatan perusahaan dalam memasarkan produknya baik berupa barang maupun jasa tercakup semua dalam bauran pemasaran (marketing mix). Marketing mix mencakup identitas dari suatu produk yg ditawarkan oleh produsen ke konsumen baik itu fisik hingga atribut-atribut lainnya yang menyertainya.

Menurut Kotler dan Keller yang dialihbahasakan oleh Benyamin Molan

“Bauran   pemasaran   (Marketing   Mix)   adalah   seperangkat   alat yang  digunakan  perusahaan  untuk  terus  menerus  mencapai  tujuannya dipasar sasarannya ”.

Pendapat  diatas  didukung  oleh  Rambat  Lupiyoadi  dan  A.  Hamdani, yang mendefinisikan bauran pemasaran adalah sebagai berikut:

“Bauran pemasaran (Marketing Mix) adalah alat bagi pemasar yang terdiri atas berbagai unsur suatu program memasarkan yang perlu dipertimbangkan agar implementasi strategi dan positioning yang diterapkan dapat berjalan dengan sukses”.

Definisi diatas diperkuat oleh Djaslim Saladin, “Bauran pemasaran adalah serangkaian dari variabel  yang dapat dikuasai oleh perusahaan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam pasar sasaran”.

Berdasarkan beberapa definisi diatas, bahwa bauran pemasaran (marketing mix) adalah kombinasi dari empat kegiatan dalam mencapai tujuan memasarkan pada pasar sasarannya. Selain  daripada itu bauran  pemasaran juga merupakan alat yang digunakan perusahaan dalam melakukan fungsi pemasarannya dalam usahanya untuk meraih pangsa pasar dan tujuan memasarkannyanya.

Menurut Mc. Carthy dalam Kotler dan Keller yang dialih bahasakan oleh Benyamin Molan lebih jauh dibawah ini dapat dijelaskan mengenai klasifikasi alat-alat pemasaran menjadi empat kelompok yang disebut juga dengan empat P (4P) yaitu: Produk (product), Harga (price), Tempat (place), dan Promosi (promotion).

Produk (product)

Produk merupakan segala sesuatu yang ditawarkan ke suatu pasar untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan. Produk yang ditawarkan meliputi barang fisik, jasa, kegiatan, pengalaman, orang, tempat, organisasi, dan ide. Jadi produk yang berupa manfaat tangible (langsung) maupun intangible (tidak langsung) yang dapat memuaskan pelanggan.

Produk juga merupakan keseluruhan konsep objek atau proses yang memberikan sejumlah nilai kepada konsumen. Yang perlu diperhatikan dalam produk adalah konsumen tidak hanya membeli fisik dari produk itu saja tetapi membeli manfaat dan nilai dari produk tersebut yang disebut “the offer”.Terutama pada produk jasa yang kita kenal tidak menimbulkan beralihnya kepemilikan dari penyedia jasa kepada konsumen.

Harga (Price)

Penentuan harga merupakan titik kritis dalam bauran pemasaran, karena harga menetukan “pendapat” dari suatu usaha. Di samping itu juga harga merupakan satu-satunya unsur bauran pemasaran yang merupakan penerimaan penjualan. Sedangkan unsur lainnya merupakan unsur biaya saja.   Keputusan   penentuan   harga   juga   sangat   signifikan   di   dalam penentuan nilai atau manfaat yang diberikan kepada pelanggan dan memainkan peranan penting dalam gambaran kualitas produk.

Strategi penentuan harga (pricing) sangat signifikan dalam pemberian niali kepada  konsumen  dan  mempengaruhi  citra  produk,  serta  keputusan konsumen untuk membeli.Penetuan harga juga berhubungan dengan pendapatan dan turut memengaruhi penawaran atau saluran pemasaran. Akan tetapi hal terpenting adalah keputusan dalam penentuan harga harus konsisten dengan strategi marketing secara keseluruhan.

Tempat (place)

Untuk produk industri manufactur, place, diartikan sebagai saluran distribusi  (zero  chanel,  two  level  chanel,  and  multi  level  chanel), sedangkan untuk produk industri jasa, place diartikan sebagai tempat pelayanan jasa. Lokasi pelayanan jasa yang digunakan dalam memasok jasa kepada pelanggan yang dituju merupakan kunci dari keputusan. Keputusan mengenai lokasi pelayanan yang akan digunakan melibatkan pertimbangan bagaimana penyampaian jasa kepada pelanggan dan di mana itu akan berlangsung. Tempat juga penting sebagai lingkungan di mana dan bagaimana jasa akan diserahkan, sebagai bagian dari nilai dan manfaat dari jasa.

Tempat dalam jasa merupakan gabungan antara lokasi dan keputusan saluran distribusi, dalam hal ini berhubungan dengan bagaimana cara penyampaian jasa kepada konsumen dan dimana lokasi yang strategis.

Promosi (promotion)

Pada hakekatnya promosi merupakan suatu aktivitas yang mengkomunikasikan keunggulan produk dan membujuk   pelanggan sasaran untuk membelinya. Hal yang diperhatikan dalam promosi adalah pemilihan bauran promosi. Bauran promosi itu tidak lain adalah bermacam-macam cara atau kegiatan promosi yang dilakukan untuk mempengaruhi target pasar. Ada lima macam alat promosi yang dapat digunakan yaitu:

  1. Periklanan (Advertising) => Banner, brosur, poster
  2. Promosi penjualan (Sales Promotion) => Diskon, potongan penjualan
  3. Publilitas (Publicity) => Customer service, public relation
  4. Penjualan pribadi (Personal selling) => Salesman
  5. Pemasaran langsung (Direct Marketing) => Website

Pelajari Bauran Promosi Disini

+3p Untuk Marketing Mix Jasa

Jasa sendiri sangat berbeda karakteristiknya dengan produk. Perbedaan produk dan jasa dikarenakan sifat dari jasa yang tidak berwujud (intangibility), tidak bisa disimpan / tidak tahan lama (perishability), tidak terpisahkan dengan yang memberikan jasa (inseparability), dan bervariasi (variability) tidak sama hasilnya meskipun dilakukan oleh satu orang yang sama. Maka untuk jasa, marketing mix di tambah 3 lagi :

Orang (People)

Orang  adalah semua pelaku yang mempermainkan perana dalam penyedia jasa sehingga dapat mempengaruhi persepsi pelanggan. Elemen-elemen dari  people adalah pegawai  perusahaan,  konsumen dan  konsumen  lain dalam lingkungan jasa. Dalam hubungan dengan pemasaran jasa, maka orang yang berfungsi sebagai penyedia jasa sangat mempengaruhi kualitas jasa  yang  diberikan,  keputusan  mengenai  orang  ini  berarti  berhubungan dengan seleksi, pelatihan, motivasi dan manajemen sumber daya manusia

Proses (Process)

Proses merupakan gabungan semua aktivitas umumnya terdiri atas prosedur,  jadwal  pekerjaan,  mekanisme, aktivitas,  dan  hal-hal  rutin, dimana jasa dihasilkan dan disampikan pada konsumen., Proses dapat dibedakan dalam dua cara yaitu:

  1. Kompleksitas (Complexity), berhubungan dengan langkah-langkah dan tahapan proses
  2. Keragaman (divergence), berhubungan  dengan  adanya  perubahan dalam langkah-langkah atau tahapan proses.
  3. Layanan Konsumen (Customer service).

Bikti Fisik (Psycal Evidence)

Physical Evidence atau bukti fisik adalah lingkungan tempat jasa disampaikan dan tempat penyedia jasa dengan konsumen berinteraksi. Beserta dengan semua komponen lainnya yang mendukung terwujudnya atau terkomunikasinya jasa. Elemen dari Physical Evidence termasuk seluruh aspek fasilitas fisik dari organisasi jasa yang terdiri dari atribut eksterior dan interior serta hal berwujud lainnya.

Layanan konsumen mengarah pada aktivitas pelayanan pratransaksi, saat transaksi, dan pascatransaksi. Kegiatan sebelum transaksi akan turut mempengaruhi kegiatan transaksi dan setelah transaksi. Tujuan dari aktivitas ini adalah agar konsumen memberi respon yang positif dan menunjukan loyalitas yang tinggi.

Harga website thidiweb


Web Design | SEO | Digital Marketing
Jl Dieng IV no 27 cimahi selatan, kota Cimahi 40534
(022)54418169 – 08893612887 (WA) – D6476796 (BBM)

Beri Komentar Anda ...