Blog

Apa Itu Uang Sebagai Standarisasi Alat Tukar Yang Umum Digunakan

Posted by:

Pengertian uang dan jenisnya tidak terlepas dari fungsinya sebagai alat tukar yang sah digunakan untuk membeli barang dan jasa. Terkait dengan fungsi kegunaan benda ini, saya rasa bukan sesuatu yang asing lagi bagi anda yang selalu menggunakan uang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Untuk memenuhi kebutuhan dan bertahan hidup seperti membeli beras, membeli air, sebagai ongkos transportasi bahkan membuang air di tempat umum harus menggunakan uang. Dengan demikian keberadaan yang dinamakan uang ini tidak bisa lepas dari kehidupan anda.

Bahan pembuatan uang sendiri ada yang berasal dari logam, ada juga yang berasal dari kertas. Bahan pembuatan uang tersebut memiliki nilai yang tinggi, meskipun tergantung pada nilai nominal yang tertera jika sudah menjadi uang.

Selain sebagai alat pembelian dan penukar barang, uang juga dapat menjadi satuan hitung dan valuta (alat penyimpan nilai / alat pembayaran yang dijamin oleh cadangan emas atau perak yang ada di bank pemerintah).

Pengertian Uang Pada Ekonomi Tradisional dan Modern

pengertian uang pada ekonomi tradisonal dan modern

Sebelum menggunakan uang, Sebiknya anda mengerti dan memahami tentang apa itu yang dinamakan uang. Dimulai dari definisinya juga dibagi ke dalam 2 arti, yaitu:

  • Ekonomi Tradisional => Merupakan segala seuatu yang dianggap sebagai alat tukar. Namun, benda lainnya bisa menjadi alat penukar yang bernilai. Misalnya emas, perak, dan yang lainnya. Salah satu syarat penukaran adalah benda yang ditukar harus diterima secara umum oleh masyarakat.
  • Ekonomi Modern => Merupakan benda yang memiliki definisi lebih dari sekadar alat tukar. Alat tersebut juga digunakan sebagai alat pembayaran utang atau alat penunda pembayaran. Jadi pada ekonomi modern uang bukan hanya dijdikan sebagai benda untuk jual beli, jasa, atau pun nilai kekayaan lain.

Sejarah Uang Dimulai dari Sistem Barter

sejarah perkembangan uang dari masa barter

Jauh sebelum uang di kenal oleh masyarakat secara umum, mereka terlebih dahulu mengenal sistem pertukaran barang dengan cara barter. Hal tersebut dikeranakan kehidupan masyarakat pada masa ilalu tidak serumit kehidupan saat ini. Kebutuhan manusia pada masa itu pun bisa dikatakan sangat sederhana.

Apabila merasa lapar, mereka melakukan perburuan atau memanen hasil buah atau sayuran yang ditanamnya. Jika mereka butuh pakaian, mereka cukup membuatnya dari kulit-kulit binatang buruannya ataupun membuatnya dari beberapa jenis tanaman yang bisa dijadikan pakaian. Begitu seterusnya cara manusia memenuhi kebutuhannya pada masa lalu.

Seiring berjalannya waktu serta perkembangan peradaban, intensitas dan kebutuhan manusia lama kelamaan makin bertambah banyak. Segala sesuatu yang diperoleh tidak dapat memuaskan hasratnya untuk memiliki hal yang lain secara keseluruhan. Maka, perkembangan cara tukar menukar barang pun akhirnya terjadi. Hal tersebut akhirnya melahirkan inovasi sistem pertukarang barang, salah satunya dengan menciptakan alat khusus penukaran atau jual beli, yaitu uang.

Apa Saja Jenis Uang dan Klasifikasinya?

jenis uang dan klasifikasinya

Jika diatas sudah dibahas mengenai apa itu uang, maka kali ini saya akan bahas jenis-jenis uang dan klasifikasinya. Alat penukar tersebut memiliki banyak jenis yang dikategorikan berdasarkan jenisnya, berdasarkan pembuatannya, dan berdasarkan nilainya.

1. Berdasarkan Fungsinya dan Kegunaannya

Jika dilihat berdasarkan fungsi dan kegunaannya, maka uang bisa dikategorikan menjadi uang kartal dan giral.

  • Uang kartal => alat pembayaran yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi atau jual beli di kehidupan sehari-hari. Uang kartal juga disebut dengan nama common money.
  • Uang giral => uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan atau deposito yang dapat ditarik atau dibawa sewaktu-waktu..

2. Berdasarkan Bahan Pembuatannya

  • Uang logam => yang terbuat dari logam. Pada awalnya, pembuatan uang logam ini dibuat dengan menggunakan bahan emas atau perak, yang nilainya (nilai inrinsik dan nilai cetak) ditentukan oleh kadarnya.
  • Uang kertas => yang terbuat dari bahan kertas.

3. Berdasarkan Nilainya

  • Uang penuh (full bodied money) => apabila nilai uang yang tertera sama dengan nilai bahan pembuatannya. Contohnya uang logam.
  • Uang tanda (token money) => apabila nilai uang lebih tinggi dari nilai bahan pembuatannya. Contohnya uang kertas.

Selain itu, uang juga berfungsi sebagai alat pengukur satuan hitung yang dapat memengaruhi tatanan dan pertumbuhan perekenomian suatu negara.


Web Design | SEO | Digital Marketing
Jl Dieng IV no 27 cimahi selatan, kota Cimahi 40534
(022)54418169 – 08893612887 (WA) – D6476796 (BBM)

info@thidiweb.com.



0
  Artikel Terkait

Beri Komentar Anda ...